Our Treatment

Labiaplasty

  • By admin
  • July 7, 2025

Apa Itu Labiaplasty?

Labiaplasty adalah prosedur bedah estetika yang bertujuan untuk mengubah bentuk atau ukuran labia minora (bibir dalam vagina), dan kadang juga labia majora (bibir luar), agar lebih simetris, proporsional, atau nyaman.

Tindakan ini dapat dilakukan atas alasan estetika, fungsional, atau kombinasi keduanya—terutama jika labia terasa terlalu besar, mengganggu saat beraktivitas, atau menyebabkan rasa tidak percaya diri.

Siapa Saja yang Cocok Menjalani Labiaplasty?

Labiaplasty cocok untuk wanita yang mengalami:

  • Labia minora terlalu panjang atau menonjol keluar dari labia majora.
  • Ketidaknyamanan saat olahraga, bersepeda, atau berhubungan intim.
  • Gesekan atau iritasi saat memakai celana ketat.
  • Perubahan bentuk labia setelah melahirkan, trauma, atau penuaan.
  • Ingin meningkatkan kepercayaan diri dan kenyamanan pribadi.

Wanita berusia di atas 18 tahun yang dalam kondisi kesehatan baik dapat mempertimbangkan prosedur ini setelah konsultasi medis menyeluruh.

Biaya Tindakan Labiaplasty

Biaya tindakan labiaplasty di Indonesia bervariasi tergantung teknik operasi, fasilitas klinik, dan pengalaman dokter. Kisaran umum:

  • Rp10.000.000 – Rp35.000.000 per prosedur.
  • Bisa dikombinasikan dengan tindakan lain seperti vaginoplasty atau peremajaan vagina.

Biaya ini biasanya sudah termasuk biaya dokter, ruang tindakan, obat, dan kontrol pasca operasi.

Konsultasi Sebelum Tindakan

Sebelum menjalani labiaplasty, pasien akan menjalani konsultasi untuk:

  • Mengevaluasi bentuk dan keluhan labia.
  • Menentukan teknik yang paling sesuai (trim, wedge, deepithelialization, dll).
  • Menjelaskan proses, risiko, dan waktu pemulihan.
  • Menyampaikan ekspektasi hasil secara realistis.

Konsultasi dilakukan dengan sangat privat dan profesional, memastikan kenyamanan dan kepercayaan pasien.

Pertanyaan yang Perlu Diajukan

Untuk memahami prosedur dengan lebih baik, Anda bisa bertanya:

  • Teknik labiaplasty apa yang paling cocok untuk bentuk labia saya?
  • Apakah hasilnya akan simetris dan alami?
  • Adakah risiko kehilangan sensitivitas?
  • Apakah prosedur ini mempengaruhi fungsi seksual atau persalinan?
  • Kapan saya bisa kembali beraktivitas normal dan berhubungan intim?

Risiko dan Keamanan

Labiaplasty tergolong tindakan aman jika dilakukan oleh dokter berpengalaman. Namun, seperti semua tindakan bedah, ada risiko yang perlu diketahui:

  • Pembengkakan atau nyeri pasca operasi (umum dan sementara).
  • Infeksi luka operasi jika kebersihan tidak terjaga.
  • Asimetri atau bekas luka ringan (jarang dan dapat dikoreksi).
  • Perubahan sensitivitas (biasanya sementara).

Dengan teknik dan perawatan pasca operasi yang tepat, risiko ini bisa diminimalisir.

Persiapan Sebelum Labiaplasty

Untuk mempersiapkan tindakan, berikut langkah penting:

  • Hindari obat pengencer darah 3–5 hari sebelumnya.
  • Tidak sedang menstruasi, hamil, atau memiliki infeksi genital aktif.
  • Lakukan tes lab dasar jika diminta (gula darah, hemoglobin, dll).
  • Puasa 6–8 jam sebelum operasi jika menggunakan anestesi total.
  • Diskusikan semua obat dan suplemen yang sedang dikonsumsi dengan dokter.

Langkah-Langkah Prosedur

a. Anestesi

Labiaplasty dapat dilakukan dengan anestesi lokal atau bius total, tergantung kenyamanan dan kompleksitas.

b. Pemotongan & Pembentukan

Dokter akan memotong bagian labia yang berlebih dan membentuk ulang agar proporsional, simetris, dan tetap alami.

c. Penjahitan Estetik

Luka ditutup dengan benang halus yang mudah diserap tubuh dan tidak meninggalkan bekas mencolok.

Durasi tindakan: sekitar 45–90 menit, dan umumnya dilakukan rawat jalan.

Pemulihan Setelah Labiaplasty

Proses penyembuhan umumnya memakan waktu 4–6 minggu. Panduan umum:

  • Hari 1–3: Bengkak, rasa nyeri, atau tidak nyaman bisa terjadi.
  • Hari 4–7: Luka mulai mengering, benang akan mulai terserap.
  • Minggu ke-2: Bengkak berkurang, bentuk labia mulai terbentuk jelas.
  • Minggu ke-6: Sudah bisa kembali berhubungan intim dan olahraga ringan.

Selama pemulihan, penting untuk:

  • Menghindari duduk terlalu lama atau aktivitas berat.
  • Tidak berendam atau berenang hingga luka benar-benar sembuh.
  • Menjaga area tetap kering dan bersih.

Hasil yang Diharapkan

Setelah labiaplasty, pasien biasanya merasakan:

  • Bentuk labia lebih simetris, kecil, dan estetis.
  • Rasa nyaman saat menggunakan celana ketat atau beraktivitas.
  • Peningkatan kepercayaan diri dalam kehidupan seksual.
  • Tidak ada gangguan fungsi seksual jika dilakukan dengan teknik yang benar.

Hasilnya permanen, kecuali jika terjadi trauma atau persalinan di masa depan.

Foto Sebelum dan Sesudah

Dokumentasi hasil biasanya ditunjukkan dalam bentuk ilustrasi medis atau sebelum-sesudah secara anonim di klinik. Anda bisa meminta visualisasi sebelum prosedur dimulai.

Glosarium Istilah

  • Labia Minora: Bibir dalam pada organ intim wanita.
  • Trim Technique: Teknik pemotongan langsung sepanjang tepi labia.
  • Wedge Technique: Teknik pengambilan jaringan berbentuk segitiga untuk hasil lebih natural.
  • Bius Lokal: Anestesi yang hanya mematikan rasa di area tindakan.
  • Resorbable Sutures: Benang operasi yang akan larut sendiri tanpa perlu dicabut.

Memilih Klinik dan Dokter Labiaplasty yang Tepat

Pastikan klinik Anda:

  • Menyediakan dokter bedah plastik atau ginekolog bersertifikasi.
  • Menjaga kerahasiaan pasien dan etika medis.
  • Memiliki ruang tindakan steril dan standar perawatan pasca operasi.
  • Menawarkan sesi kontrol pasca tindakan dan pendampingan pemulihan.

Edukasi Visual

Di klinik kami, tersedia ilustrasi medis, simulasi hasil 3D, dan penjelasan animasi prosedur labiaplasty. Anda bisa mempelajarinya sebelum memutuskan menjalani tindakan ini.